Bandara Bali — Kenyamanan Penumpang dalam Skala Besar
Venue
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai adalah gerbang utama Bali bagi jutaan wisatawan domestik dan internasional setiap tahun. Dengan desain arsitektur yang mengintegrasikan elemen budaya Bali, bandara ini memiliki beberapa area semi-outdoor yang menjadi ciri khasnya — mulai dari koridor kedatangan hingga area drop-off.
Area semi-outdoor ini memberikan kesan terbuka dan menyatu dengan alam tropis Bali, namun membawa konsekuensi langsung: paparan suhu dan kelembaban tinggi yang dirasakan penumpang.
Tantangan
Sebagai bandara tropis, Ngurah Rai menghadapi kondisi iklim yang menantang sepanjang tahun. Suhu di area semi-outdoor bisa mencapai 34 derajat Celsius dengan kelembaban di atas 80 persen.
Tantangan utama yang harus diatasi:
- Volume penumpang masif — puluhan ribu penumpang melewati area semi-outdoor setiap hari, membutuhkan pendinginan dalam skala yang sangat besar
- Area terbuka luas — koridor dan zona tunggu semi-outdoor memiliki luas ratusan meter persegi tanpa dinding penutup
- Operasional 24 jam — sistem harus berjalan terus-menerus tanpa mengganggu alur pergerakan penumpang
- Standar keselamatan bandara — setiap instalasi harus memenuhi regulasi ketat terkait keselamatan dan tidak menimbulkan permukaan licin
Solusi MistSystem
MistSystem merancang sistem pendinginan kabut berskala besar yang disesuaikan dengan kebutuhan infrastruktur bandara.
Pendekatan teknis:
- Instalasi nozzle tekanan tinggi di sepanjang koridor semi-outdoor, dipasang pada struktur atap yang sudah ada
- Pompa tekanan tinggi berkapasitas besar untuk mendukung operasional berkelanjutan di area yang sangat luas
- Sistem kontrol otomatis yang menyesuaikan intensitas kabut berdasarkan suhu dan kelembaban real-time
- Nozzle anti-drip untuk memastikan tidak ada tetesan air yang jatuh ke lantai, menjaga keamanan penumpang
Koordinasi pemasangan dilakukan secara bertahap per zona untuk tidak mengganggu operasional penerbangan. Tim MistSystem bekerja pada jam-jam dengan lalu lintas penumpang terendah.
Hasil
Dampak sistem pendinginan kabut di area bandara terasa nyata bagi penumpang dan pihak pengelola.
Penurunan suhu signifikan. Area semi-outdoor yang sebelumnya terasa panas kini turun 6 hingga 8 derajat Celsius. Penumpang yang menunggu di area drop-off atau berjalan di koridor kedatangan merasakan perbedaan langsung.
Kenyamanan penumpang meningkat. Transisi antara area ber-AC dan area terbuka menjadi jauh lebih halus. Penumpang tidak lagi merasakan “dinding panas” saat keluar dari terminal ber-AC ke area semi-outdoor.
Lantai tetap kering dan aman. Dengan teknologi tekanan tinggi dan nozzle anti-drip, tidak ada genangan air di lantai. Ini krusial untuk keselamatan di area bandara yang ramai.
Efisiensi energi. Sistem pendingin kabut mengonsumsi energi yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan memperluas cakupan AC ke area semi-outdoor — sebuah pertimbangan penting untuk fasilitas berskala bandara.
Perawatan minimal. Dengan sistem yang dirancang untuk operasional berat, MistSystem di bandara berjalan dengan kebutuhan perawatan yang terstruktur dan tidak menyita banyak sumber daya.
Proyek ini menunjukkan bahwa teknologi pendingin kabut MistSystem tidak hanya untuk venue hospitality — tetapi juga mampu bekerja dalam skala infrastruktur publik yang melayani jutaan orang.
Punya proyek berskala besar? MistSystem siap merancang solusi pendinginan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Siap menyejukkan venue Anda?
Chat via WhatsApp